PENELITIAN KAMI

Staf Departemen Kebijakan dan Manajemen Kesehatan memiliki portofolio dan pengalaman publikasi di berbagai jurnal bereputasi Internasional. Staf kami telah memiliki publikasi jurnal unggulan di The Lancet, British Medical Journal, BMC Public Health, PLoS One, dan berbagai jurnal bereputasi lainnya di level internasional maupun nasional. Kami memiliki pengalaman riset di banyak topic dalam bidang kebijakan dan manajemen kesehatan. Staf kami, Profesor Laksono Trisnantoro banyak meneliti mengenai kebijakan strategis di bidang kesehatan, lingkup sosio-politik hingga implementasi. Profesor Adi Utarini meneliti kebijakan mutu layanan kesehatan dan tergabung dalam tim Quality Framework nasional dalam merumuskan arah kebijakan mutu kedepannya. Profesor Ali Ghufron Mukti adalah spesialis Asuransi Kesehatan di Departemen kami dengan pengalaman merumuskan kebijakan Universal Health Coverage di Indonesia. Dr. Yodi Mahendradhata adalah ahli di bidang riset implementasi, dengan rekam jejak kolaborasi dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) terutama untuk penyakit-penyakit tropis dan infeksi.

Aktivitas penelitian kami yang utama adalah mendorong kebijakan berbasis bukti (evidence based-policy). Rekam jejak kami dalam berbagai riset strategis dapat dilihat pada berbagai proyek riset skala besar. Saat ini staf kami terlibat dalam proyek riset World Mosquito Program, suatu inisiatif untuk eliminasi Dengue di Indonesia dengan cara inovatif dan natural. Melalui bakteri Wolbachia yang dikembangbiakkan pada nyamuk Aedes aegypti, penyebaran Dengue dapat diinhibisi secara natural. Program ini didanai secara penuh oleh Yayasan Tahija. Selain itu, inovasi progam ini menarik minat filantropis penemu Microsoft, Bill Gates berkunjung pada tahun 2014. Staf kami juga mengelola dana strategis untuk pengembangan kapasitas melalui pendanaan DFAT (Australia) dalam proyek Knowledge Sector Initiative (KSI) yang dinaungi oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK). Proyek KSI bertujuan untuk mengembangkan kapasitas penelitian kebijakan untuk mendorong kebijakan berbasis bukti (evidence based policy). Selain itu, melalui skema dana hibah kompetitif Pemerintah Belanda untuk pendidikan (NUFFIC), Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan (Pusat KPMAK) mendapat dana 5 tahun (2014-2019) untuk mengembangkan kapasitas riset di bidang pembiayaan dan ekonomi kesehatan.

PUSAT PENELITIAN

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan

PKMK telah berkembang selama 20 tahun terakhir menjadi salah satu pusat terkemuka di Indonesia dengan keunggulan dalam ranah kebijakan dan manajemen kesehatan. Selain melakukan berbagai upaya untuk memperkuat kebijakan kesehatan dan kapasitas manajemen di Indonesia, PKMK juga telah mengembangkan berbagai media pengetahuan dan informasi tentang kebijakan kesehatan dan manajemen untuk dapat diakses publik. Penelitian dan analisis disampaikan kepada aktor kebijakan mulai dari ibukota sampai ke daerah terpencil di Indonesia Timur. PKMK telah bermitra dengan lembaga-lembaga internasional seperti CIDA dan AusAID/DFAT untuk menyediakan platform kolaborasi untuk peneliti kebijakan kesehatan. Tapi pekerjaan kami belum selesai. Sistem kesehatan Indonesia masih menghadapi banyak tantangan dan PKMK berniat untuk melanjutkan misi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut melalui penguatan sistem kesehatan di Indonesia.

Informasi lebih lanjut kunjungi :

Pusat Kebijakan Pembiayaan & Manajemen Asuransi Kesehatan

Pusat Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan (Pusat KP-MAK) Fakultas Kedokteran UGM adalah Pusat Studi di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM yang memiliki fokus terhadap isu Pembiayaan Kesehatan dan Manajemen Asuransi Kesehatan di Indonesia. Pusat KP-MAK telah berpengalaman selama lebih dari 15 tahun dalam melakukan kajian-kajian ilmiah, konsultansi, serta bekerja-sama dengan pengambil kebijakan di tingkat lokal dan nasional dalam pengembangan kebijakan kesehatan yang berbasis bukti (evidence-based policy). Beberapa klien kami adalah World Bank, NUFFIC, USAID, BPJS Kesehatan, dan organisasi donor lainnya. Selain itu, Pusat KP-MAK juga berkontribusi dalam upaya peningkatan kapasitas melalui berbagai pelatihan kepada mahasiswa, praktisi, maupun pengambil kebijakan di berbagai tingkatan. Dalam menjalankan kegiatannya, Pusat KP-MAK melakukan pendekatan yang partisipatif dan kolaboratif dengan berbagai pihak baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Informasi lebih lanjut kunjungi :