Workshop Pra FIT IV IAKMI 2018: Pengembangan Kepemimpinan Kesehatan Masyarakat di Era JKN

Penyelenggara : Prodi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM
Lokasi : Hotel Novotel Lampung
Kontak : Yuni 0811283824
Waktu : Selasa, 16 Oktober 2018

Latar Belakang

Jaminan Kesehatan telah berjalan 5 tahun. Terjadi berbagai perkembangan yang menarik termasuk adanya lembaga baru pembayar kesehatan yaitu BPJS. Pengamatan menunjukkan bahwa saat ini ada fragmentasi sistem kesehatan dimana sistem kesehatan menjadi terpisah karena adanya lembaga pembiayaan kesehatan yang mempunyai ciri sentralistik namun tidak berkoordinasi baik dengan lembaga-lembaga kesehatan yang terdesentralistik. Hal ini ditandai dengan tidak dipergunakannya data daerah untuk pengambilan keputusan. Kegiatan promosi kesehatan yang seharusnya menjadi lebih terarah karena adanya data besar BPJS menjadi tidak terarah. Peran ahli-ahli kesehatan masyarakat di daerah menjadi tidak maksimal dan ilmu kesehatan masyarakat menjadi terpinggiurkan. Berbagai hal ini menunjukkan bahwa di daerah perlu ada para pemimpin kesehatan masyarakat yang mampu untuk merubah situasi ini.

Pertanyaan menarik: siapakah para pemimpin ahli kesehatan masyarakat?  Apakah ada di daerah-daerah? Apakah mereka terlatih untuk mengembangkan kepemimpian mereka menghadap situasi yang tidak pasti ini?

TOR kegiatan

Tujuan

  1. Membahas situasi yang terjadi saat ini; mengapa terjadi adanya fragmentasi dalam sistem kesehatan;
  2. Membahas ciri-ciri pemimpin kesehatan masyarakat;
  3. Melakukan identifikasi siapa pemimpin dalam kesehatan masyarakat di suatu daerah;
  4. Membahas pengembangan lebih lanjut secara sistematis.

Kegiatan

Sesi 1. Pemimpin Kesehatan Masyarakat, Adakah?

Narasumber: Prof. dr. Laksono Trisnantoro, MSc, PhD

  • Situasi sistem kesehatan saat ini dan peran pemimpin kesehatan masyarakat;
  • Deskripsi: Sesi ini membahas mengenai terjadiya fragmentasi dalam sistem pelayanan kesehatan saat ini. Fragmentasi ini terjadi karena UU SJSN dan UU BPJS ditetapkan sebagai kebijakan pendanaan kesehatan yang tidak¬† disiapkan selaras dengan UU Kesehatan dan UU pemerintahan daerah. Para peserta akan diajak diskusi mengenai apa yang terjadi, dan diharapkan membahas situasi yang ada di daerah masing-masing. Diskusi diharapkan mengarah ke dampak adanya Perpres 82/2018 di daerah masing-masing. Download materi.
  • Atribut-atribut para pemimpin kesehatan masyarakat.
  • Deskripsi: Sistem kesehatan masyarakat merupakan sebuah jaringan sosial yang kompleks dengan berbagai lembaga di kesehatan dan lintas sektor yang terlibat serta berbagai organisasi profesi. Sebagai sebuah sistem sosial, tentunya ada tata kelola yang disepakati. Dalam konteks ini, saat ini terjadi apa yang disebut sebagai situasi praktis dengan power ada pada organisasi yang memegang kendali keuangan. Oleh karena itu jaringan sistem kesehatan perlu dipetakan kembali dengan mengindentifikasi para pemimpin yang seharusnya ada di setiap sistem kesehatan di daerah. Para pemimpin ini diharapkan mempunyai berbagai atribut yang dapat dipelajari secara sistematis. Download materi 2.

Sesi 2. Kepemimpinan di IAKMI dan Identifikasi Siapa Pemimpin Kesehatan Masyarakat di Daerah

Narasumber: Dr. Ede Surya Darmawan, SKM, MDM

  • Bagaimana kepemimpinan IAKMI di daerah?
  • Melakukan identifikasi siapa pemimpin kesehatan masyarakat di sebuah daerah

Download materi


Sesi 3. Penutupan dan Plan of Action untuk Program Selanjutnya

Fasilitator: Dr. Diah Ayu Puspandari, Apt, MKes, MBA

  • Pengembangan berbagai Ketrampilan untuk Kepemimpinan Kesehatan Masyarakat
  • Survei kebutuhan dan tindakan lebih lanjut.